//
Anda sedang membaca...
Al-Qur'an, Artikel menarik, Tarbiyyah

Mari kita sambut bulan Ramadhan

Sesungguhnya senjata mukmin adalah meningkatkan shaum (perbanyak shaum), karena shaum merupakan benteng atau tameng dari gangguan syetan. Dalam mendekati bulan suci Ramadhan, adapun sikap seorang muslim dalam menyambut bulan Ramdhan adalah seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, yaitu dengan memperbanyak do’a menyambut bulan Ramadhan

 Do’a menyambut Ramadhan (1)

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

(Alloohumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya’ban, wabaariklanaa Romadhon)

Artinya : Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan.

Do’a menyambut Ramdhan (2)

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

(Alloohumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya’ban, waballighnaa Romadhon)

Artinya: Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan ramadhan

Selain itu kita juga sudah melakukan banyak persiapan, misalnya persiapan hati maksudnya adalah atmosfer hati kita telah mempersiapkan bulan Ramadhan, yaitu dengan betul-betul merasakan aura bulan Ramadhan. Perbanyak Ibadah sebelum Ramadhan tiba, seperti perbanyak shaum sunnah di bulan Sya’ban serta ibadah-ibadah lain. Selama bulan Ramadhan, syetan-syetan dibelenggu, namun seringkali kita sering salah memaknai maksud dari dibelenggunya syetan selama bulan Ramadhan. Syetan-syetan akan terbelenggu apabila kita merespon peluang amal-ibadah yang dibuka luas dan dibuat kondusif oleh Allah SWT  selama bulan Ramadhan di mana Allah membuka pintu rahmatNya, karena ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan sangat besar pahalanya di sisi Allah SWT, misalnya: ibadah sunnah pahalanya sama seperti ibadah wajib, sedangkan ibadah wajib pahalanya Allah lipatgandakan 70 kali lipat (Subhanallah), tidurnya orang yang berpuasa dianggap ibadah dan diamnya orang yang berpuasa dianggap bertasbih atau berdzikir (Subhanallah), namun jangan pula kita salah artikan bahwa bulan puasa itu menyuruh kita untuk banyak tidur atau banyak diam (hehe, itu namanya salah kaprah ^_^). Dengan melaksanakan ibadah sebaik mungkin InsyaAllah syetan akan terbelenggu dalam aliran darah kita,  dan perlu kita ketahui bahwa syetan itu adalah karakter/sifat buruk, syetan bisa berasal golongan jin dan golongan manusia.

Selama bulan Ramadhan, pintu neraka akan ditutup. Berkaitan dengan ditutupnya pintu neraka, maka Allah SWT berfirman dalam Q.S An-Nazi’at: 37-39:

“maka adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan dunia, maka sungguh nerakalah tempat tinggalnya”

Allah SWT jg berfirman dalam Q.S Al-Jin: 23

“(Aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan Risalah-Nya. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia akan mendapat (azab) neraka jahanam, mereka kekal di dalamnya  selama-lamanya”.

Maksudnya adalah kita harus menjauhi amal-amal yang buruk yang semata-mata mencari kehidupan dunia, sehingga pintu neraka itu akan tertutup bagi hamba Allah yang menjauhi amal-amal buruk. Sesungguhnya terbelenggunya syetan selama bulan Ramadhan bukan berarti syetan tidak beraktifitas, bahkan sebaliknya mereka tetap gencar menggoda manusia, namun sekali lagi karena di Bulan Ramadhan Allah membuka lebar pintu rahmatNya serta memberi peluang luas kepada hambaNya untuk melakukan banyak amal-ibadah dgn kondisi yang Allah buat sangat kondusif, sehingga amal-ibadah kita itulah yang membelenggu syetan-syetan.

Hal ini pernah terbukti bahwa syetan tetap mengganggu manusia selama bulan Ramadhan (dalam riwayat hadist):

Pernah sahabat Rasulullah SAW yaitu Abu Hurairah yang ditugaskan oleh Rasulullah menjaga Baitul Maal di malam hari (peristiwa ini terjadi di bulan Ramadhan). Ketika itu datanglah seorang pencuri ke Baitul maal namun ketahuan dan ditangkap serta akan dilaporkan  oleh Abu Hurairah kepada Rasulullah, ketika ditangkap si pencuri berbohong dengan memelas kepada Abu Hurairah bahwa ia adalah orang yang faqir atau tidak mampu maka dari itu ia mencuri, si pencuri meminta kepada Abu Hurairah agar tidak melaporkannya kepada Rasulullah. Setelah mendengar itu Abu Hurairah merasa kasihan karena sahabat Rasulullah ini adalah orang yang berhati lembut, lalu dilepaskanlah si pencuri itu. Ketika kejadian ini disampaikan kepada Rasulullah, dengan bijak beliau mengatakan kepada Abu Hurairah (murid Rasulullah) bahwa si pencuri akan datang lagi dan Abu Hurairah harus tetap waspada.

Kemudian, esok malam harinya kejadian itu benar terulang lagi, si pencuri kembali ke baitul maal untuk mencuri lagi, dan ketahuan serta di tangkap lagi dan akan dilaporkan oleh Abu Hurairah kepada Rasulullah. Lagi-lagi si Pencuri ketahuan dan kembali memelas agar jangan dilaporkan ke Rasulullah serta dengan alasan yang sama yaitu bahwa ia adalah orang yang faqir atau orang yang tidak mampu maka dari itu ia kembali mencuri, lalu Abu Hurairah pun kembali melepaskannya. Kejadian ini pun kembali diceritakan Abu Hurairah kepada Rasulullah, dan Rasulullah pun mengatakan bahwa si pencuri akan datang lagi malam ini, maka Abu Hurairah pun harus tetap waspada.

Ternyata apa yang disampaikan oleh Rasulullah bahwa si pencuri memang benar datang lagi untuk mencuri di Baitul maal. (hmm, ga kapok ya nih pencuri). Dan lagi-lagi ketahuan dan ditangkap oleh Abu Hurairah. Setelah ketahuan lalu si pencuri membujuk Abu Hurairah untuk mau diajarkan sebuah ilmu (dalam riwayat hadist mengatakan bahwa Abu Hurairah adalah seorang berhati lembut dan pencinta ilmu). Ternyata si pencuri telah mensurvei sebelumnya siapakah dan bagaimanakah sifat Abu Hurairah itu sebenarnya, maka dari itulah si Pencuri selalu berkelit ketika setiap ditangkap dan malah membujuk denga mengajarkan ilmu setelah kepergok yang ketiga kalinya. Dan tahukah kalian apa ilmu diajarkan oleh si pencuri kepada Abu Hurairah. Berkatalah si Pencuri ke pada Abu Hurairah: “Hei, Abu Hurairah aku punya ilmu yang akan aku ajarkan kepadamu, yaitu bacalah ayat qursi agar terhindar dari kejahatan” dan Abu Hurairah pun menerima ilmu tersebut dan disampaikanlah kepada Rasulullah.

(Jika seorang manusia berinteraksi dengan ayat qursi dengan baik seperti Abu Hurairah, lalu Allah akan melindunginya, sehingga si pencuri tadi tidak lagi kembali mencuri ke Baitul maal)

Setelah disampaikan Abu Hurairah kepada Rasulullah, lalu Rasulullah pun mengatakan bahwa Si Pencuri adalah Syetan dari golongan jin yaitu jenis syetan pendusta, yaitu syetan dimana ia berlaku buruk namun ia berkata benar (yaitu ilmu yang diajarkannya kepada Abu Hurairah tentang ayat qursi itu memang benar tapi ia berdusta dengan berlaku buruk kepada Abu Hurairah). Dalam hal ini Syetan mengganggu Abu Hurairah, Apakah Abu Hurairah menjalankan tugasnya menjaga baitul maal dengan baik atau tidak.

Peristiwa ini adalah salah satu bukti bahwa syetan tetap aktif menggoda manusia selama bulan Ramadhan bahkan sekaliber sahabat Rasulullah seperti Abu Hurairah pun tidak luput dari godaan mereka.

Adapun peristiwa lain di zaman Rasullullah di mana syetan tetap aktif menggangu manusia yaitu ketika perang badar yang terjadi pada bulan Ramadhan. Saat itu para pimpinan Quraisy gentar melawan Rasullullah, kemudian datanglah seorang yang berinisiatif untuk memberi semangat pada para pimpinan Quraisy tersebut untuk jangan gentar melawan Islam, dia adalah syetan dari golongan jin yang menyerupai Syurokoh pimpinan Quraisy. Sehingga saat itu Allah mengirim malaikat berjubah putih untuk membantu Rasulullah dan para sahabat dalam melawan kaum Quraisy.

Dua peristiwa di atas adalah bukti di mana bahwa syetan akan tetap aktif menggangu manusia selama bulan Ramadhan, namun dengan melakukan amal ibadah dengan baik insyaAllah syetan akan terbelenggu oleh amal-ibadah yang kita lakukan J. Selama bulan puasa, tidak hanya lapar dana dihaga yang dijaga, tapi kita puasakan semua organ tubuh kita, sehingga syetan akan sulit mengalir dalam aliran darah.

Adapun 6 persiapan seorang muslim dalam menyambut bulan Ramadhan yaitu:

  1. Mempersiapakan atau menghadirkan hati kita. Dosa hati itu terbagi dua: – syirik, merupakan dosa besar, maka hal ini harus di lawan dengan sifat ikhlas, tulus dan tunduk dengan ketentuan Allah.
  2. Mempersiapkan fisik menjadi sehat, jangan sampai fisik kita menjadi lemah saat bulan Ramadhan tiba. Fisik kita harus dilatih dua hal yaitu; fisik di optimalkan di jalan Allah dan optimalkan menjauhi laranganNya.
  3. Mempersiapkan ilmu
  4. Mempersiapkan hati yang berkaitan dengan Hablumminannas dan Hablumminallah.
  5. Memperiapkan hatu yang berkaitan dengan saran dan prasaran, dalam hal ini adalah siapkan Aquran, buku atau hadist yang akan kita baca untuk menambah wawasan mengenai bulan Ramadhan.
  6. Mempersiapkan program untuk mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadhan, misalnya Menghatamkan Al-Qur’an, perbanyak membaca sirah, menyantuni faqir miskin dan anak yatim, zakat, infaq dan shodaqoh (program-program ibadah yang kita rencanakan ini utamakan dengan keluarga kita). Untuk mendapatkan malam lailatul qadar pun maka kita harus persiapkan mulai dari sekarang

disampaikan oleh Ust.Dr. Achmad Sumber : HIMPAS IPB

Tentang theadiokecenter

Assalamualaikum. Saya membuat blog ini adalah karena ketertarikan saya akan pengembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Buah fikiran dan curahan hati saya semoga dapat dibaca oleh siapapun dan dimanapun baik di dalam maupun luar negeri. Terima kasih atas partisipasi aktif Anda dalam pengembangan blog ini. Untuk kemajuan blog ini saya berharap pengunjung bersedia memberikan saran dan kritikan yang membangun. Semoga dunia pendidikan kita semakin maju di masa yang akan datang. Amiin yaa rabbal 'alaminin.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Foto Saya

anda ingin berlangganan artikel di blog ini secara rutin? tuliskan alamat email dan anda akan memperoleh update tulisan terbaru

Bergabunglah dengan 3.226 pengikut lainnya.

JUMLAH PENGUNJUNG

Scholarships Grants Loan - Scholarships, Grants & Student Loan Information

ARSIP

KALENDER

Juli 2013
S S R K J S M
« Jun   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Goodreads

MY Twitter

%d bloggers like this: