Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktikum mata kuliah kimia kayu saya sudah mempersiapkan beberapa soal. Konsep ekstraksi antara teori dan praktek akan lebih mudah difahami apabila kita sering mengerjakan soal seolah-olah kita melakukannya. Semoga bermanfaat silahkan dikerjakan dengan baik, apabila teman-teman mengalami kesulita bisa menghubungi saya di Bagian Kimia Hasil Hutan Fahutan IPB. Siap Siaga dan Semangat.

1. Bila diketahui bobot chip 400 gram (KA:40%) digiling dengan menggunakan willey mill dan diperoleh serbuk sebanyak 250 gram (KA : 9%) berapakah rendemen serbuk tersebut?

2. Chip kayu durian digiling dengan menggunakan willey mill dan disaring dengan menggunakan saringan elektrik. Bila diketahui rendemen 62% dan banyaknya serbuk 20-40 mesh : 42 gram, 40-60 mesh : 40 gram, 60 80 mesh : 55 gram dan 80-100 mesh : 35 gram. Berapakah bobot chip yang digunakan ? berapakah rendemen serbuk ukuran 40-60 mesh? untuk mendapatkan serbuk ukuran 40-60 mesh sebanyak 250 gram berapakah chip yang harus dipersiapkan?

3. Berapakah kadar air kayu apabila diketahui BKT serbuk :1.891 dan bobot basah : 2.124 gram ?

4. Apabila kita diminta untuk mereaksikan serbuk BKT sebanyak 2 gram berapakah serbuk yang harus kita timbang apabila diketahui KA : 15%

5. Serbuk sebanyak 3.5 gram (KA :80%) dicampurkan dengan air dingin dan disimpan selama 48 jam. Apabila diketahui BKT kertas saring : 0.825 gram dan BKT serbuk setelah ekstraksi sebesar 2.612 gram. Berapakah % kelarutan kayu dalam air dingin?

6. Kayu X memiliki % kelarutan dalam air panas : 18 %. Bila diketahui bobot basah serbuk sebesar 2.321 gram, bobot kering tanur setelah ekstraksi sebesar 1.892 gram. Berapakah KA serbuk keyu sebelum diekstraksi?

7. Serbuk sebanyak 8 gram (17%) dimasukan ke dalam timble (BKT Timble : 1.527 gram. Bila diketahui bobot timble dan serbuk setelah ekstraksi 7.125 gram. Berapakah zat ekstraktif terlarut etanol benzene kayu tersebut?