Pada tahun 2012 PBB telah mengadopsi dua topik utama internasional  yang akan diterapkan secara intensif  yaitu penggunaan energi berkelanjutan (energi terbarukan) dan koperasi. Bahkan PBB mencanangkan bahwa tahun 2012 adalah Tahun Internasional Energi Berkelanjutan dan Tahun Internasional Koperasi.

Agar kedua program tersebut berjalan dengan sukses PBB telah membentuk beberapa organisasi, kelompok dan partai yang akan membantu mempercepat menuju realisasi proyek-proyek tersebut. Setiap negara didorong untuk berpartisipasi dalam berbagai macam proyek sehingga kita bisa memerangi kemiskinan.

Energi berkelanjutan atau energi terbarukan telah disetujui oleh PBB dan menjadi salah satu topik utama untuk tahun ini. Melalui Resolusi Majelis Umum PBB pada 16 Februari 2011.

Tujuan Penerapan Energy Yang Berkelanjutan

PBB telah mengajak sektor swasta, komitmen nasional serta menarik perhatian global terhadap pentingnya energi untuk pembangunan dan pengentasan kemiskinan. PBB telah menentukan tiga tujuan utama  yang akan dicapai setidaknya hingga tahun 2030:

Memastikan setiap orang mampu mengakses energi
Seperti yang kita ketahui akses yang baik terhadap energi telah merubah kehidupan jutaan orang di dunia. Energi terbarukan menciptakan peluang baru bagi masyarakat  untuk menghindar dampak terburuk dari kemiskinan.

Sektor energi juga menyediakan kesempatan bagi orang meningkatkan pendapatan, menyediakan pelayanan kesehatan, pendidikan dan menjaga lingkungan.

Tidak adanya pengembangan energi yang menurunkan risiko kesehatan manusia dan keselamatan masih berlangsung di beberapa negara. Ada hampir dua juta orang terbunuh setiap tahun, terutama perempuan dan anak-anak karena penggunaan energi yang tidak benar seperti nonefisien, kesalahan penggunaan alat memasak dan perangkat pemanas.

Meningkatkan laju  efisiensi energi

Pilihan terbaik dan paling efektif khususnya dari segi biaya adalah menyediakan sumber energi terbaharukan yang bebas dan efisien. Penggunaan energi yang  efisien dapat mengurangi jumlah energi yang selama ini terbuang sia-sia untuk penerangan dan kebutuhan lainnya.

Selanjutnya, meningkatkan efisiensi dalam pendistribusian sehingga bisa mengurangi energi yang hilang atau terbuang. Sehingga hasil efisiensi ini dapat digunakan untuk berinvestasi di proyek-proyek penting lainnya seperti pasokan energi tambahan atau perkembangan ekonomi.
Menggandakan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi global

Saat ini, sumber energi terbarukan memberikan kontribusi sekitar 19 persen dari konsumsi energi global.

Mudah-mudahan, apabila didukung dengan kebijakan yang kuat dapat diterapkan dengan baik mungkin kita bisa mencapai lebih dari tiga seperempat energi dunia pada tahun 2050.