Hemiselolosa adalah polisakarida non selulosa yang memilikikandungan yang bervariasi dengan komposisi dan struktur molekul yang berbeda. Hemiselulosa tergolong ke dalam heteropolimer karena disusun oleh monomer gula yang beragam yang dibedakan berdasarkan penyusun gula utamanya. Jenis gula dominan hemiselulosa dalam dinding sel kayu adalah xilan dan glukomanan.  Jenis gula lain memiliki kandungan yang rendah atau kandungannya khas seperti arabinoglaktan pada kayu larch.

Hemiselulosa berbeda dengan selulosa dalam beberapa hal seperti :

1. Heteropolimer yang disusun oleh 2-3 monomer.

2. Molekulnya bercabang yang terdiri dari rantai linear dengan 2 atau tiga cabang.

3. Gugus OH pada unit gula dapat tersubtitusi oleh asetil group.

4. Memiliki derajat polimerisasi yang lebih rendah sekitar 200.

5. Bukan merupakan struktur kristalin.

6. Hmiselulosa tidak memiliki bentuk yang sama baik dari segi komposisi maupun tipe monomer penyusun, derajat polmerisasi dan subtitusi cabang. Bervariasi menurut jenis dan tipe kayunya.

Glukomanan banyak terdapat dalam tanaman Konjak (Iles-iles / Amorphophallus muelleri Blume) sekitar 64 %. Konjak glukomanan merupakan serat alam kental yang paling mudah larut dan membentuk larutan yang sangat kental. Memiliki berat melekul tertinggi dibanding serat bergizi yang dikenal dalam ilmu pengetahuan – berat molekul antara 200.000 – 2.000.000 Dalton. Memiliki kapasitas tampung air terbesar sampai 100 kali beratnya dalam air.

Xilan merupakan salah satu komponen penyusun sel pada tanaman berkayu. Degradasi senyawa ini dilakukan oleh berbagai jenis mikroorganisme. Enzim-enzim hidrolisis yang dihasilkan oleh mikroorganisme inilah yang memegang peranan kunci dalam degradasi biomasa tanaman dan siklus karbon di alam. Di dalam dinding sel tanaman, xilan akan berinteraksi dengan lignin dan selulosa melalui ikatan nonkovalen membentuk struktur sel yang kuat.

Xilan termasuk dalam golongan kompleks polisakarida dengan ikatan beta-1,4 xilopiranosil sebagai tulang punggungnya. Selain xilopiranosil, terdapat senyawa lain yang dapat dipakai, yaitu arabinosil, glukuronosil, metilglukuronosil, asetil, dan feruloil.  Pada beberapa tanaman lain, seperti rumput laut, xilan dapat terbentuk dengan ikatan beta-1,3.Di samping itu, residu ramnosa dan galaktosa kadang dijumpai terikat pada molekul xilan.