Pembuatan media merupakan bagian yang penting dalam kultur jaringan, dimana media yang kita buat akan menjadi tempat eksplan mengalami pertumbuhan. Saat ini telah banyak dijual secara komersial media racikan atau media instan yang bisa langsung kita pergunakan. Media dalam kultur jaringan dibedakan menjadi dua yaitu media dasar dan media perlakuan. Media dasar mengandung unsur hara (mikro dan makro), sumber energi dan vitamin. Penamaan media dasar biasanya berdasarkan orang yang pertama kali menemukan media tersebut. Beberapa media dasar yang banyak digunakan adalah : Media dasar Murashige and Skoog (1962), White (1934), Vacin and Went (1949), Schenck and Hildenrant (1972), Woody Plant medium (1981) dan lain-lain.

Media dasar yang paling banyak digunakan adalah media dasar Murashige and Skoog (MS). Bagi anda yang ingin meracikm sendiri media kultur jaringan maka tahap pertama adalah menyiapkan larutan stok. Larutan stok dapat menghemat pekerjaan kita karena kita tidak perlu menimbang bahan berulang-ulang setiap kali membuat media atau memudahkan saat kita hrus menimbang dalam jumlah yang sangat kecil dan kita tidak memiliki timbangan dengan kapasitas tersebut. Larutan stok yang telah dibuat sebaiknya disimpan di tempat yang bersuhu rendah dan gelap.

Larutan stok dapat dikelompokan menjadi : Stok makro, stok mikro, stok Fe, stok Vitamin, dan stok hormon. Stok vitamin memiliki masa simpan yang paling rendah (digunakan dalam 1-2 minggu), stok hormon bisa disimpan dalam 2-4 minggu dan stok hara dapat disimpan sekitar 4-8 minggu. Dengan adanya larutan stok maka apabila kita ingin membuat media tinggal melakukan pengenceran dan pencampuran saja.

Stok Hara Makro

Stok hara makro berisi senyawa-senyawa sumber unsur hara makro yang dijperlukan dalam jumlah besar. Karena sumber unsur hara makro memiliki jenis anion yang berbeda maka biasanya dibuat larutan stok tunggal. Apabila kita mencampur seluruh larutan maka dikhawatirkan akan terjadi pengendapan. Larutan stok hara makro dibuat beberapa macam dan diberi nama larutan stok A (NH4NO3), B (KNO3, C (CaCl2.2H2O), D (MgSO4.7H20 dan KH2PO4), dan E (FeSO4.7H2O dan Na2EDTA)

Stok Hara Mikro

Unsur hara mikro adalah unsur hara yang paling sedikit dibutuhkan oleh eksplan. Biasanya larutan hara mikro dibuat dengan kepekatan 200 kali konsentrasi akhir media dan bahan yang diperlukan masih cukup kecil jumlahnya.  Bahan bahan yang digunakan adalah MnSo4.H2O, ZnSO4.7H2O, H3BO3, KI, Na2MoO4.2H2O, C0Cl.6H20, dan CuSO4.5H2O.

Vitamin

Larutan stok vitamin dapat dibuat dengan menambahkan Thiamine.HCl, Nicotinic acid, Pyridoxine.HCl, dan Glycine.

Larutan hormon/zat pengatur tumbuh

Zat pengatur tumbuh  biasanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, biasanya dalam beberapa penelitian digunakan jumlah berbeda-beda karena sebagian besar peneliti menggunakan zat pengatur tumbuh sebagai perlakuan. Biasanya digunakan auksin (IAA, NAA, IBA, 2-4-D) dan sitokinin.  Dalam pembuatan stok hormon perlu diperhatikan bahwa bila zat pengatur tumbuh yang digunakan bereaksi asam seperti auksin dan giberelin maka dapat dilarutkan dengan menambahkan NaOH, alkohol 40% atau melalui pemanasan. Sedangkan apabila kita menggunakan zat pengatur tumbuh yang bereaksi basa seperti golongan sitokinin dapat ditambahkan saat pelarutan dengan menambahkan beberapa tetes HCl 1N atau dengan pemanasan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  1. Larutan stok unsur hara sebaiknya tidak disimpan lebih dari 2 bulan, stok vitamin dan hormon digunakan sebaiknya sebelum 2 minggu. Oleh karena itu untuk membuat larutan stok harus sesuai dengan jadwal pembuatan media dan tanam eksplan.
  2. Larutan stok yang membentuk endapan atau terurai oleh mikroorganisme sebaiknya langsung dibuang.
  3. Alat-alat gelas seperti labu ukur, gelas kimia, corong dan lain-lain sebaiknya dibilas terlebih dahulu dengan menggunakan aquades.
Photo-0045
Praktikan sedang menyusun dan mempersiapkan media kultur jaringan