CKs adalah turunan dari senyawa adenin yang dikarakterisasi karena kemampuannya dalam menginduksi pembelahan sel pada kultur jaringan (dikominasikan dengan auksin). Senyawa sitokinin pada tanaman adalah zeatin. Sitokinin juga termasuk ribosida dan ribotida.

Biosintesis sitokinin merupakan modifikasi biokimia dari adenin yang berlangsung pada ujung akar dan benih yang sedang berkembang. Kinetin/amino purin/6 furfuril bukanlah senyawa alami namun by product dari degradasi DNA yang dipanaskan. Senyawa lain yang memiliki efek sejenis adalah zeatin; turunan adenin atau aminopurin namun berbeda rantai samping pada 6-N amino purin. Selain itu zeatin juga memiliki ikatan rangkap sehingga ada isomer bangun cis dan trans. Keberadaan cis dan trans tersebut dikonversi oleh enzim zeatin isomerase. Molekul trans lebih aktif bila dibandingan dengan cis, namun cis memiliki jumlah yang lebih besar. Senyawa kimia lainnya adalah isopentenil adenin dan dihidrozeatin.

Senyawa sitokinin dapat didefinisikan sebagai senyawa yang memiliki aktifitas setara dengan trans-zeatin. Dari berbagai studi yang telah dilakukan syarat kunci bagi aktivitas sitokinin adalah adanya molekul aminopurin yang tersubtitusi pada atom N nomor 6. Sebagai contoh benzil adenin (benzil amino purin).

Sitokininn dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok senyawa yaitu :

  1. Sitokinin isoprenoid (adenin tersubtitusi N6): isopentenil adenin, trans zeatin, cis-zeatin, dihidrozeatin.
  2. Sitokinin aromatik : benzil adenin, ortho topolin, meta topolin, ortho metoksi topolin, meta metoksi topolin.
  3. Tipe fenil urea (sintetik): DPU, CPPU, dan TDZ.

3-metil-7-(3-metil-butil-amino)pirazol[4,3-D]pirimidin adalah senyawa yang mampu menghambat kinerja sitokinin, solusinya dapat dilakukan dengan penambahan sitokinin.

Transport

Transport CK melalui xylem dari akat ke tunas.

 Efek

  1. Mendorong pembelahan sel.
  2. Morfogenesis pada kultur jaringan.
  3. Regulasi dominasi apikal
  4. Pertumbuhan tunas lateral
  5. Perluasan daun
  6. CKs mampu menghambat senesen daun
  7. CKs mampu meningkatkan terbukanya stomata