1437988730688526
Dari rempah di atas, tentunya kita bisa menebak di bagian rempah mana Curcumin dapat kita temukan ?

Curcumin adalah curcuminoid yang terdapat pada tanaman temu temuan yang termasuk pada Zingiberaceae. Curcuminoid bentuk lain adalah desmethoxycurcumin dan bis-desmethoxycurcumin. Curcuminoid termasuk ke dalam polifenol dan bertanggung jawab terhadap warna kuning pada tamaman temu temuan. Curcumin dapat terdapat dalam bentuk paling sedikit dua bentuk tautomeric, keto dan enol. Bentuk enol lebih stabil dalam fase padat dan di dalam larutan. Curcumin dapat digunakan untuk mengkuantifikasi senyawa boron yang dikenal sebagai Curcumin method. Bereaksi dengan asam borat membentuk komponen yang berwarna merah yang dikenal dengan rosocyanine. Curcumin memiliki warna kuning terang dan digunakan sebagai pewarna makanan. Digunakan sebagai pewarna aditive makanan yang dikenal sebagai E100.

images (1)
Penggunaan pewarna aditif E100 pada makanan dapat diketahui dari kolom keterangan pada pembungkus makanan

Sifat dari Curcumin

Curcumin digunakan sebagai anti oksidan, anti inflamatory, anti viral dan anti cendawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa curcumin tidak bersifat racun terhadap manusia. Curcumin memiliki fungsi sebagai aktifitas anti inflamatori karena penghambatan sejumlah molekul yang berbeda yang mana memegang peranan penting dalam peradangan. Curcumin terdapat pada tanaman temu temuan seperti kunyit. Kunyit sangat efektif dalam mengurangi post surgical inflamatory. Kunyit membantu mencegah atherosclerosis dengan mengurangi bentuk pembekuan darah. Curcumin diketahui menghambat pertumbuhan helicobacter pylori yang mana dapat menyebabkan bisul lambung  yang berhubungan dengan kangker lambung. Curcumin dapat berikatan dengan logam berat seperti cadmium dan timbal, sehingga dapat digunakan untuk mengurangi toksisitas karena logam berat tersebut. Aksi dari curcumin memberikan perlindungan pada otak. Aksi Curcumin sebagai inhibitor pada cyclooxygenase, 5-lipoxygenase, dan gluthathione s-transferase. Seperti rempah pada umumnya dikenal sebagai bumbu masak di negara india. Kunyit juga digunakan sebagai bahan baku obat yang mana terintegrasi sifa herbal dengan makanan. Herbal yang tidak biasa. Kunyit pun berpotensi sebagai antioksidan.

Curcumin sebagai bahan aktif memiliki kekuatan dan atioksidan sebagai vitamin E, C dan beta karoten membuat kunyit digunakan sebagai pilihan untuk mencegah kanker, memelihara kesehatan hati dan anti penuaan. Beberapa hasil penelitian menunjukan bahwa kunyit mencegah pertumbuhan beberapa tipe sel kangker yang berbeda. Di sisi lain kunyit sebagai anti peradangan yang sangat kuat untuk kondisi seperti luka bakar, arhritis dan luka memar. Aksi kunyit sebagai anti peradangan merupakan kombinasi dari tiga sifat yang berbeda.  Pertama kunyit memproduksi dengan rendah induksi peradangan histamin. Kedua sebagai aksi prolog hormon alami anti peradangan cortisol yang ketiga curcumin meningkatkan sirkulasi, membuang racun dan berikatan dengan molekul yang menyebabkan peradangan. Hasil penelitian mengkonfirmasi manfaaat kunyit terhadap saluran cerna. Aksi kunyit sebagai cholague, meningkatkan kemampuan tubuh dalam mencerna lemak , meningkatkan pencernaan, dan mengurangi racun dari hati.