Buah tin dan sikonium

Apakah anda pernah melihat dan memperhatikan buah Tin? Buah tin termasuk ke dalam genus Ficus, keluarga Moraceae. Tumbuhan yang berasal dari genus ini memiliki sistem perbungaan yang khas, yakni sistem perbungaan tertutup atau disebut sebagai sikonium. Secara lebih mudah dan sederhananya sinokium merupakan reseptakulum yang membesar sehingga membentuk bulatan seperti guci dan di dalamnya terdapat ratusan bunga-bunga yang berukuran kecil. Sikonium tumbuh pada reseptakel yang membentuk hipantium menyerupai cawan yang tertutup oleh pori kecil (ostiol) pada bagian ujung apeksnya.

Perbungaan sikonium terdiri atas sekelompok bunga jantan dan bunga betina yang masing-masing tidak memiliki perhiasan bunga. Bunga jantan tersusun atas satu sampai lima stamen, sedangkan bunga betina tersusun atas satu pistilum dengan stilus yang pendek pan panjang.

presentation14
Morfologi bunga Sikonium

Yang menjadi pertanyaan apabila bunga tersebut terdapat di dalam bagaimana penyerbukan bisa terjadi? Ternyata Allah SWT menyiapkan tawon penyerbuk yang akan masuk ke dalam sikonium. Polinasi pada bunga ini dibantu oleh serangga yang masuk ke dalam bunga melalui ostisol. Pada saat pembentukan buah, yang dipicu oleh dengan adanya polinasi dan fertelisasi pada bunga-bunga betina, hipantium bunga sikonium ini akan membesar dan berdaging sehingga berbentuk buah yang dinaman buah hipantodium.

Bunga pada buah tin berbeda dengan bunga pada umumnya.

Interaksi antara bunga Ficus dengan sejenis tawon yang dikenal dengan tawon agonin tersebut adalah simbosis mutualisme obligat. Ficus hanya bisa diserbuki oleh tawon dan tawon hanya bisa bereproduksi di dalam sinokium.

Secara teknisnya di dalam sikonium tawon akan menyerbuki bunga lalu meletakan telurnya ke dalam ovarium. Tawon yang telah menyelesaikan tugasnya akan mati di dalam sikonium. Telur tawon yang telah berkembang menjadi dewasa kemudian kawin di dalam sikonium, lalu tawon betina akan terbang ke sikonium yang lain untuk melalukan penyerbukan dan meletakan telurnya.

Sumber :

Chen C. Song Q. 2008. Responses of the Pollinating Wasp Ceratosolen solmsi marchali to Odor Variation Between Two Floral Stages of Ficus hispida.

Advertisements

32 comments

  1. Aku agak lupa pelajaran yg membahas hal ini. Berarti sikonium termasuk kelompok angiospermae atau gymnospremae, Mas Adi? Atau malah tidak ada hubungannya?

    Like

  2. Di rumah ada pohonnya, Mas. Tapi belum pernah memerhatikan buahnya (karena memang belum pernah dipetik) hehehe.
    Tapi masya Allah banget, ya. Allah begitu sempurna dalam menciptakan. Dulu taunya pelajaran ini cuma di biologi dan berbatas teori. Baru hari ini saya tau contoh dari perbungaan / pembuahan tertutup.

    Like

  3. Wattiini wazzaytuni,
    Di sekolahku dulu ada pohon tin dan pohon zaytun, tp ga pernah liat buahnya, ga boleh dipetik sembarangan juga soalnya, jd udah ga penasaran lagi deh sama buah tin! Ayey
    Makasi kak 🙂

    Like

  4. Ini buah tin yang diceritakan di Al-Quran? Subhanallah, keren banget prosesnya. Baca blog mas Adi yang ini serasa belajar lagi ilmu biologi, yang mana saya selalu di remedial setiap kali ulangan 😥

    Like

  5. lah?
    udah segitu aja informasinya, Mas Adi?
    aku udah baca serius2 😦
    Mas Adi itu buahnya beli dimna?
    aku mau cobain ah.
    terus ini buah bisa dimakan? khasiatnya? (ini beneran nggak ditulis kan ya? aku baca sampe 2 kali ngga ada penjelasan rasa dan khasiat, apa mata aku yang sliwer)

    Like

  6. Postingannya memngingtkanku pada peljaran Biologi saat sekolah dulu 😀
    Btw tetangga depan rumhku persis punya pohon ini, katanya emang khasiatnya banyk ya 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s