Kegiatan Seminar Internasional yang diadakan oleh Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) mengambil tema “The Future of Tropical Horticulture” dilaksanakan pada tanggal 28-29 November 2016 di IPB International Conference Center Bogor. Kegiatan seminar dilakukan dengan menghadirkan beberapa pembicara bagi dari dalam maupun luar negeri.

Hari pertama, tanggal 28 November 2016, topik perkenalan :

  1. Sanjeet Kumar (World Vegetable Horticulture Taiwan) dengan judul “Science and art of Tropical horticulture: Stories, Impacts, and Prospects”
  2. Prof Sobir ( Indonesian Center of Excellence for Tropical Horticulture) dengan judul “ Tripical Horticulture: Past, Present, and Future.”
  3. Gregori Hambali, M.Sc (Mekarsari, Indonesia) dengan Judul “Managing Tropical Fruits Collection”
wp-1481697135285.jpeg
Prof. Muhammad Firdaus

Peluang Industri Komoditas Hortikultur Tropika

  1. Prof Muhammad Firdaus (Institut Pertanian Bogor) dengan judul “Enchanging the Competitiveness of Tropical Horticulture Products.”
  2. Mohd Desa Haji Hasim (International Tropical Fruit Network, Selangor Malaysia) dengan judul “Issues and Challanges in the global Tropical Fruit Market”
  3. Parson Saradhulat, Ph.D (Department of Horticulture, Kasestart University Thailand) dengan judul “Tropical Horticulture Business in Thailand)
wp-1481697098510.jpeg
Dr. Darda Efendi

Kualitas Produk Hortikultura

  1. Dada Efendi (Center for Tropical Horticulture Studies, Indonesia) dengan judul “Quality Issues in Tropical Horticultural Products”
  2. Tatas H. P. Brotosudarmo, Ph.D (Ma Chung University) dengan judul “Non Optical and Optical Spectroscopy as Metabolomic Platform for Determining the Quality of Horticultural Products”
  3. Irmanida Batubara (Tropical Biopharmacha Research Center) “Quality Control on Herbal Medicine”

Hari kedua, tanggal 29 November 2016 dengan tema : Teknologi Hortikultur Tropika :

  1. Prof Masayoshi Shigyo (Yamaguci University, japan) dengan judul “Proposal for a Forwarding Model in Order to Encourage Social interaction among HRs and/ PGRs Platform Operation Based on Research Collaboration in Indonesian Vegetable Crops.”
  2. Prof Sri Hendrastuti Hidayat, (Department of Plant Protection Faculty of Agriculture Bogor Agricultural University) dengan judul “Integrated Disease Management for Vegetable Crops: Concepts and Practices.
  3. Catur Hermanto, Indonesian Vegetable Research Institute (IVEGRI) dengan judul “Pest and Disease Threats and Challenges for Future Vegetable in The Tropic”.
wp-1481697074755.jpeg
Dr. Irmanida Btubara

Presentasi poster dilakukan di hari pertama. Poster yang ditampilkan berjudul Morphology and Phytochemical Analysis of Several Black Turmeric (Curcuma aeruginosa Roxb.) in Indonesia.

Gambar 4 Presentasi poster hasil penelitian Temu Ireng

Dari kegiatan tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

  1. Pertanian tanaman hortikultur harus diproduksi dengan intensifikasi berkelanjutan, tanaman eksentifikasi yang intensif.
  2. Teknologi produksi harus bisa meningkatkan permintaan produksi hortikultur, dengan lebih mengendalikan lingkungan, adaptasi terhadap biotik dan abiotik, penanganan pascapanen, dan tanggung jawab terhadap perubahan lingkungan.
  3. Usaha hortikultur di masa yang akan datang bukan hanya berhubungan dengan kuantitas, namun juga kualitas. Dengan kualitas yang baik nilai tambah yang kita peroleh akan lebih banyak.
  4. Tantangan yang akan kita hadapi di masa depan adalah jumlah penduduk yang semakin bertambah dari tahun ke tahun, serangan hama, dan penyakit tanaman hortikultur.
Advertisements